Peralatan ketiga yang akan saya bahas di posting-an kali ini adalah quilling board.
Alat ini adalah papan dengan permukaan yang dapat digunakan
untuk merapikan gulungan strip yang sudah kita buat. Misalnya saja kita ingin
membuat closed coil atau loose coil untuk menciptakan bentuk apa saja (contoh:
teardrop, eyes, kotak) dalam jumlah lebih dari satu gulungan.
Itu berarti kita harus menyamaratakan gulungan-gulungan tersebut sehingga memiliki diameter yang sama persis antara yang satu dengan yang lain.
Itu berarti kita harus menyamaratakan gulungan-gulungan tersebut sehingga memiliki diameter yang sama persis antara yang satu dengan yang lain.
![]() |
| Taken from anandhastationery.blogspot.com |
Caranya adalah dengan memanfaatkan bentuk lingkaran yang ada
di quilling board. Satu quilling board biasanya memiliki banyak lingkaran
dengan ukuran yang berbeda-beda. Kita tinggal memilih lingkaran mana yang
kira-kira sesuai dengan besar diameter gulungan untuk membuat pola yang kita
inginkan.
Jadi setelah kita menyelesaikan satu gulungan strip, langsung masukkan kumparan gulungan itu ke lingkaran yang kita pilih tadi. Kemudian gulungan itu akan langsung mengendor, mengikuti diameter lingkaran tersebut.
Baru setelah kumparan itu berhenti mengendor, kita ambil dan lekatkan ujungnya dengan lem. Begitu seterusnya hingga kumparan-kumparan berikutnya. Dengan demikian kita berhasil mendapatkan bentuk-bentuk dasar yang sama persis ukurannya
Jadi setelah kita menyelesaikan satu gulungan strip, langsung masukkan kumparan gulungan itu ke lingkaran yang kita pilih tadi. Kemudian gulungan itu akan langsung mengendor, mengikuti diameter lingkaran tersebut.
Baru setelah kumparan itu berhenti mengendor, kita ambil dan lekatkan ujungnya dengan lem. Begitu seterusnya hingga kumparan-kumparan berikutnya. Dengan demikian kita berhasil mendapatkan bentuk-bentuk dasar yang sama persis ukurannya
Di bagian pinggir quilling board, biasanya ada bentuk
seperti segitiga siku-siku, yang digunakan untuk membuat bunga kipas
(fan-shaped husking). Karena papan quilling ini beralaskan bantalan yang
menyerupai gabus, benda ini dapat dijadikan alas tusuk jarum saat membuat bunga
kipas.
Jadi teknik husking adalah suatu teknik quilling untuk
membuat satu bentuk yang terdiri dari banyak lingkaran (atau oval) dengan
ukuran dan bentuk yang berbeda-beda. Nah, bentuk serupa segitiga siku-siku inilah
yang akan membantu kita untuk ber-husking. Cukup dengan berbekalkan jarum pentul beberapa
buah-sesuaikan dengan jumlah lingkaran yang ingin dibuat-kita bisa mulai
melakukan teknik husking. Jadi pada dasarnya dengan menancapkan jarum-jarum
tersebut di bagian siku dan di sepanjang sisi miring segitiga,
kita bisa menciptakan sebuah bunga kipas.
kita bisa menciptakan sebuah bunga kipas.
Di awal-awal saya memulai hobby quilling ini, saya sudah
berusaha mencari toko di mana quilling board dijual. Tetapi sangatlah sulit
menemukannya. Maka saya memutuskan untuk membeli penggaris lingkaran karena
saya pikir saya pun masih bisa memanfaatkan penggaris ini untuk menyamaratakan
gulungan-gulungan kertas yang telah kita buat sehingga masing-masing memiliki
diameter yang sama persis dengan yang lain.
Inilah penampakan penggaris lingkaran yang selalu saya pakai pada saat ber-quilling ria
Toh perbedaan antara
quilling board dengan penggaris lingkaran hanya terletak di pola segitiga
siku-siku saja. Selain itu, lingkaran di quilling board memiliki keterbatasan
dalam ukuran diameter karena di situ hanya ada sekitar 3-4 ukuran. Tetapi
masing-masing ukuran memiliki lebih dari satu lingkaran. Sedangkan penggaris
lingkaran yang saya miliki terdiri dari sekitar duapuluh pola lingkaran dengan
bermacam-macam ukuran.
Untuk pola segitiga siku-siku, kita sebenarnya masih bisa
memanfaatkan penggaris segitiga juga. Dengan kata lain, tidaklah sulit bagi
kita untuk berkreasi dengan quilling, meskipun peralatan yang kita miliki
tidaklah lengkap, asalkan kita mau sedikit kreatif mengakalinya

No comments:
Post a Comment